Jumat, 18 Maret 2011

Sejarah statistik

Istilah statistik dari bahasa Latin Baru statisticum collegium ("dewan negara") dan dalam bahasa Italia kata statista berarti negarawan atau politisi. Di Jerman statistika untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Gottfried Achenwall (1749), awalnya statistika digunakan sebagai analisis data tentang negara, atau lebih jauh dikatakan sebagai "ilmu negara" (kemudian disebut aritmatika politik dalam bahasa Inggris). Ini diartikan sebagai pengumpulan dan klasifikasi data umumnya di awal abad 19. Kemudian pada tahun 1791 oleh Sir John Sinclair diterbitkan untuk pertama kalinya dalam sebuah judul Statistical Account of Scotland.
Dengan demikian, tujuan utama Statistik pada waktu itu adalah data yang akan digunakan oleh pemerintah dan badan-badan administratif. Pengumpulan data tentang negara terus berlanjut, terutama melalui layanan statistik internasional dan nasional. Secara khusus, sensus memberikan informasi secara teratur tentang populasi penduduk. Di Indonesia badan yang mengurusi statistik penduduk dan kegiatan lainnya adalah BPS (Badan Pusat Statistik). (Lihat: BPS dalam link).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar